Humas Polda Papua Perkuat Kapasitas Komunikasi Publik melalui Dialog Internal Polri

Papua – Bidhumas Polda Papua mengikuti kegiatan Dialog Penguatan Internal Polri bertema “Polisi Bersama Masyarakat: Merawat Informasi Publik di Era Digital” yang diselenggarakan Divisi Humas Polri melalui Zoom Meeting, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kabid Humas Polda Papua tersebut diikuti oleh personel Bidhumas Polda Papua, yakni PS. Kaur Mitra Subbid Penmas AKP Amandus Anoith, PS. Kaur Pensat Urpensat Subbid Penmas AKP Andriana Tamrin, Kasubbag Renmin Iptu Lukman, PS. Paur Pullahinfodok Iptu Agus Hadiyanto, S.Kom., M.H., PS. Paur Penum Iptu Syamsuddin, PS. Paur Produk Kreatif Ipda Husin Saifuddin Rumbiak, serta Bintara Humas Polda Papua.

Example 300x600

Dialog tersebut menghadirkan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., yang mewakili Kadiv Humas Polri, serta Direktur/Ketua Dewan Direktur Great Institute Dr. Syahganda Nainggolan dan Tenaga Ahli Kedeputian I Kantor Staf Presiden Feri Kusuma.

Dalam sambutan Kadiv Humas Polri yang diwakili Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., disampaikan bahwa fungsi kehumasan Polri harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan disinformasi, berita bohong, manipulasi konten, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan kecepatan pelayanan informasi.

“Fungsi kehumasan tidak lagi hanya berfokus pada publikasi dan penyampaian informasi satu arah, tetapi harus berkembang menjadi komunikasi dua arah yang membangun partisipasi, mengelola hubungan, serta memperkuat kepercayaan dan reputasi institusi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo saat membacakan sambutan Kadiv Humas Polri.

Ia menegaskan bahwa Humas Polri harus memperkuat kompetensi digital setiap personel, mengoptimalkan analisis data dan kecerdasan buatan untuk membaca dinamika opini publik, meningkatkan kemampuan deteksi dini dan manajemen krisis, serta membangun komunikasi yang responsif, transparan, dan empatis.

Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut juga ditekankan bahwa menjaga ruang informasi publik tidak dapat dilakukan Polri sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan media, akademisi, komunitas digital, dan masyarakat luas.

“Merawat ruang informasi publik bukan hanya soal seberapa cepat kita menyampaikan pesan, melainkan seberapa baik kita mendengarkan, memahami, dan merespons harapan masyarakat. Kepercayaan tidak dapat dibangun hanya melalui narasi positif, tetapi harus tumbuh dari kesesuaian antara apa yang disampaikan, apa yang dilakukan, dan apa yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Dialog tersebut juga membahas berbagai tantangan komunikasi di era digital, termasuk penyebaran hoaks, manipulasi informasi menggunakan kecerdasan buatan, literasi digital, serta pentingnya menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Humas Polri semakin profesional, adaptif, dan responsif dalam mengelola komunikasi publik serta mampu membangun hubungan yang terbuka dan konstruktif dengan masyarakat.

Bidhumas Polda Papua berkomitmen mengimplementasikan penguatan fungsi kehumasan melalui penyampaian informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(rd)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *